Selamat datang di Memories blog, jadilah reader yang aktif dan bijaksanalah dalam berkomentar. Copy paste diperbolehkan, asal cantumkan link back ke blog ini. Terima kasih.... Keep tune on this blog^^ Untuk waktu yang lumayan lama, blog ini sementara akan vaccum menulis posting baru, karena alasan tertentu. Mohon maaf dari penulis kepada seluruh reader. . telah diusahakan untuk secepatnya penulis menulis posting kembali. .

Mau berlangganan artikel terbaru, masukkan email-mu disini

Delivered by FeedBurner

3 Agustus 2010

Pasang Iklan disini

Blog Memories membuka kesempatan bagi pihak yang mau beriklan, saat ini blog Memories masih membuka peluang iklan secara gratis tanpa pungutan apapun sampai jangka waktu yang belum dikonfirmasi.
hingga waktu tersebut tiba blog Memories menawarkan bagian dari blog untuk menampung iklan anda

Tersedia
1 tempat untuk banner ukuran 468 x 15 di pasang di Header
1 tempat untuk banner ukuran 728 x 15 di pasang tepat dibawah Header
Dan sementara masih gratis, kami menyediakan 4 tempat untuk banner ukuran 125 x 125 di pasang di Sidebar

bagi yang berminat, silahkan hubungi pihak Memories di ian.rayquaza@gmail.com
Baca Selengkapnya...

Death Worm Mongolia

Death Worm Mongolia atau diterjemahkan menjadi Cacing kematian Mongolia adalah makhluk cryptid yang dilaporkan ada di gurun Gobi. Hewan ini bertubuh gemuk dan berwarna merah cerah, memiliki panjang sekitar 0,6 sampai 1,5 meter. Sungguh ukuran yang spektakuler untuk sebuah cacing, jelas cacing ini bukan cacing biasa yang terdapat di dalam tanah pekarangan rumah anda yang berfungsi menggemburkan tanah seperti yang diajarkan saat anda SD. Cacing ini disebut oleh penduduk sekitar sebagai olgoi khorkhoi dimana olgoi berarti cacing besar dan khorkhoi adalah usus, sehingga ejaan yang lengkap untuk cacing ini adalah cacing usus yang besar


Sebelum kita membahas cacing super ini, saya ingin menjelaskan tentang istilah-istilah yang akan sering digunakan disini. Cryptid dalam arti sempit berarti sembunyi atau tersembunyi, hewan cryptid berarti hewan yang tersembunyi dan belum disentuh atau diketahui oleh sains modern, cryptozoology adalah ilmu yang mempelajari tentang hewan-hewan cryptid, hoax adalah kebohongan atau palsu, baik dipalsukan secara sengaja atau palsu karena salah persepsi tentang suatu hal.

Kembali ke laptop, pembahasan lebih lanjut mengenai cacing usus. Cacing usus? Bukannya cacing usus itu adalah cacing pita? Yang tinggal di saluran pencernaan sehingga membuat orang kena cacingan, apa benar Death Worm Mongolia adalah cacing pita? Yang jelas bukan. Kenapa Death Worm Mongolia disebut sebagai cacing usus adalah karena bentuk tubuhnya yang mirip usus seekor lembu, jadi rupa dari Death Worm Mongolia seperti usus sapi yang hidup namun lebih besar dan panjang. Makhluk cryptid satu ini bertubuh beruas-ruas seperti cacing pada umumnya, berwarna merah darah dan kadang-kadang digambarkan memiliki bintik-bintik gelap atau bercak.

Makhluk ini dilaporkan dapat menyemrotkan asam yang dapat mengkorosi logam, tentu saja hal ini bisa menyebabkan kematian seketika, juga ada laporan mengenai kemampuan cacing ini dalam membunuh jarak jauh dengan sengatan listrik tegangan tinggi. Cerita rakyat setempat mengatakan kalau cacing ini berhibernasi hampir sepanjang tahun tapi menjadi aktif pada bulan Juni dan Juli, mereka juga percaya kalau Death Worm Mongolia suka keluar dari tanah setelah hujan.

Sebenarnya makhluk apa ini? Apa di sisi tak terjamah dari gurun Gobi benar-benar menyimpan seekor cacing pembunuh? Apakah ada teori lain yang menjelaskan makhluk apa ini?

Mungkinkah makhluk ini jenis Belut listrik tanah?

Belut listrik atau Electrophorus electricus menyerupai cacing panjang dan telah dikonfirmasi oleh sains modern bahwa belut listrik dapat menghasilkan listrik yang cukup kuat yaitu mencapai 500-650 volt untuk membuat pingsan bahkan membunuh mangsanya. Mereka cenderung tinggal di dasar air yang berlumpur dan naik ke permukaan setiap 10 menit atau lebih, binatang ini akan menghirup udara sebelum kembali ke bawah. Hampir 80% dari oksigen yang digunakan oleh belut diambil dengan cara ini. Ini menunjukkan bahwa belut ini memunyai kesempatan hidup di darat mengingat kepercayaan lokal kalau Death Worm suka keluar umumnya setelah hujan.

Sampai dengan 6000 electroplates diatur seperti sel kering di dalam tubuh belut ini. Tubuh belut listrik mirip dengan baterai. Ujung ekor memiliki muatan positif dan kepala bermuatan negatif. Bila menyentuh bagian badannya, belut akan mengirimkan kejutan listrik melalui tubuhnya.
Hal ini menjelaskan bagaimana Death Worm Mongolia dapat mengeluarkan kejutan listrik, tapi tidak menjelaskan tentang semprotan racun asam.


Wujud sebuah Makhluk mistik?

Ada juga yang berendapat kalau Cacing ini adalah sebuah makhluk bersifat magic yang diciptakan untuk melindungi rahasia peradaban kuno hilang yang pernah ada di gurun Gobi? Mungkin ada rahasia yang belum terkuak misalnya kuburan, terowongan atau gua, benda-benda mustika, harta karun, surat gulungan kuno dan teknologi canggih yang terkubur dibawah pasir dan batu gurun Gobi. Mungkin orang yang berpendapat demikian mendapat inspirasi dari film The Mummy :)

Gurun Gobi sendiri memiliki arti “Sangat besar dan kering” dalam bahasa Mongolia. Memiliki luas sekitar 1.300.000 km persegi yang menjadikannya salah satu padang pasir terbesar di dunia, selain itu gurun Gobi berbeda dengan gurun pada umumnya karena kebanyakan wilayahnya tidak terlalu berpasir namun dipenuhi dengan batu-batu keras. Teori mengenai adanya situs-situs kuno tak terjamah di gurun gobi mungkin tidak menutup kemungkinan benarnya.


Seekor Spitting Cobra?

Spitting cobra adalah ular berbisa yang memiliki metode pengeluaran racun yang berbeda dengan ular berbisa umumnya. Seekor Spitting Cobra mengeluarkan racun yang sangat menyakitkan dengan cara menyemprotkan langsung pada mata mangsa atau musuh dalam jangkauannya, Cobra ini sangat akurat dalam menyemprot racun pada jarak lebih dari 10 kaki.

Fisik yang mirip dengan Death Worm Mongolia membuatnya menjadi kandidat jati diri Death Worm yang sebenarnya. Beberapa Spitting Cobra berwarna kemerahan mirip dengan tubuh Death Worm yang sering dilaporkan bertubuh berwarna merah. Mereka berdua juga punya jurus menyemprot racun yang sama, mungkinkah mereka teman sekelas dalam kursus menyemprot racun asam? Who knows? Namun beberapa laporan menunjukkan bahwa penampakan yang terlihat memiliki tubuh halus tanpa sisik.


Perkembangan investigasi Death Worm Mongolia

Kisah Olgoi Khorkhoi telah diceritakan oleh penduduk asli Gobi sejak lama, namun pertama kali menjadi perhatian Barat adalah hasil karya dari Profesor Roy Chapman Andrew, On The Trail of Ancient Man (1926) mengutip kata-kata Perdana Menteri Mongolia Damdinbazar yang menjelaskan tentang cacing Olgoi Khorkhoi

«It is shaped like a sausage about two feet long, has no head nor leg and it is so poisonous that merely to touch it means instant death. It lives in the most desolate parts of the Gobi Desert…»

Pada tahun 1932 Andrew kembali menginformasikan hal ini ke dalam buku "The New Conquest of Central Asia"

Penjelajah Ceko Ivan Mackerle berpendapat mengenai hewan cryptid ini
"Sausage-like worm over half a metre (20 inches) long, and thick as a man’s arm, resembling the intestine of cattle. Its tail is short, as [if] it were cut off, but not tapered. It is difficult to tell its head from its tail because it has no visible eyes, nostrils or mouth. Its colour is dark red, like blood or salami… It moves in odd ways – either it rolls around or squirms sideways, sweeping its way about. It lives in desolate sand dunes and in the hot valleys of the Gobi desert with saxaul plants underground. It is possible to see it only during the hottest months of the year, June and July; later it burrows into the sand and sleeps. It gets out on the ground mainly after the rain, when the ground is wet. It is dangerous, because it can kill people and animals instantly at a range of several metres."

Zoologi dari Inggris Karl Shuker membawa binatang ini kembali menjadi perhatian umum masyarakat pada tahun 1996 dalam bukunya The Unexplained, setelah satu tahun kemudian oleh Fortean Studies menjadikan Death Worm sebagai bahan penelitian dan mencetak buku lain sebagai pengembangan dari buku yang diterbitkan Karl, The Beasts that Hide from Man. Yang disimpulkan bahwa Olgoi Khorkhoi adalah cacing Amphisbaenid

Lore Coleman menulis buku yang memuat Death Worm Mongolia sebagai salah satu dari hewan cryptid dalam bukunya Cryptozoology A to Z.

Ekspedisi hasil kerja sama pada tahun 2005 oleh Centre of Fortean Zoology menyelidiki laporan terbaru dan penampakan makhluk itu, namun mereka sama sekali tidak menemukan bukti keberadaannya, mungkin cacing ini hidup jauh di Gurun Gobi dalam daerah terlarang perbatasan Mongolia-Cina

Pada tahun 2005 wartawan zoology Richard Freeman berekspedisi untuk berburu Death Worm, tetapi datang dengan tangan kosong.

Seorang wartawan televisi Selandia baru bernama David Farrier ikut dalam ekspedisi yang dilakukan pada bulan Agustus 2009, namun tetap saja pulang dengan tangan kosong.


Saat ini masih belum ada bukti konkrit mengenai keberadaan Death Worm Mongolia, namun pihak Mongolia benar-benar percaya Olgoi Khorkhoi itu nyata, bahkan seorang Perdana Menteri pun berkata demikian.

Jika ditimbang-timbang manakah penjelasan yang paling masuk akal? Menurut saya adalah Cacing Kematian Mongolia adalah seekor Spitting Cobra seperti penjelasan sebelumnya bahwa mereka punya kesamaan fisik dan keahlian, namun jika teori Spitting Cobra menjelaskan tentang bagaimana Cacing itu menyemprotkan racun asam, lalu bagian mana memuat penjelasan tentang sengatan listrik?

Mungkin para saksi terlalu terkejut melihat penampakan cacing ini, sehingga terasa tersengat listrik saking terkejut dan takutnya.
Just My Opinion...


*Published & Copyright by Memories

(Wikipedia, virtuescience)
Baca Selengkapnya...

3 Mei 2010

Misteri Stonehenge

Misteri Stonehenge, banyak sekali blog atau situs lain yang membahas tentang ini. Kali ini saya menampilkan penjelasan tentang Stonehenge versi blog Memories sendiri.Stonehenge adalah salah satu struktur arsitek yang mengandung paling banyak teka-teki yang ada pada planet ini. Misteri dari beberapa tugu batu prasejarah ini sebagian berkaitan dengan tidak adanya penjelasan secara rasional tentang bagaimana teknologi primitif yang seperti itu dapat memindahkan balok-balok batu raksasa itu. Dengan berat berpuluh-puluh ton, dibawa dari suatu tambang galian yang bermil-mil jauhnya dan batu-batu itu disusun sedemikian rupa yang bahkan tidak dapat diuraikan dengan teknologi modern.


Stonehenge nama yang diberikan kepada tugu peringatan yang dikenal sebagai henge yang terdiri dari kurungan atau lingkaran tambak dengan parit di dalam. Sebagaimana yang sering terjadi dalam istilah arkeologi ini merupakan istilah warisan dari penguasa zaman kuno. Stonehenge sendiri terdiri dari tiga puluh batu tegak (sarsens) dengan ukuran yang sangat besar (masing-masing batu pada mulanya seragam tingginya, yaitu 10 meter dengan masing-masing batu mempunyai berat 26 ton), semua batu tegak tersebut disusun dengan bentuk tegak melingkar.
Di dalam 30 lingkaran batu besar tadi, juga masih terdapat sekitar 30 batu dengan ukuran yang lebih kecil yang dinamakan Lintels, yang disusun dengan bentuk melingkar juga.Tapi pada saat ini kebanyakan batu-batu tegak tadi telah terkikis dan jatuh. Stonehenge merupakan suatu bangunan yang dibangun pada zaman Perunggu, dan Neolitikum. Ia terletak berdekatan dengan Amesbury di Wiltshire, Inggris, sekitar 13 kilometer barat laut Salisbury.
Dibawah ini adalah pendapat-pendapat para ahli tentang Stonehenge mengenai asal mula hingga fungsi sebenarnya dari Stonehenge.

Gerald Wales

Sebuah argumen yang mengejutkan tentang sejarah Stonehenge di kemukakan oleh seorang ahli Sejarah dan Topografi Irlandia, Gerald Wales. Dia menyebutkan bahwa Manusia Raksasa telah membawa batu-batu maha besar tersebut dari Afrika ke Inggris. Dari struktur geologi pada batu-batu penyusun Stonehenge sendiri memang menunjukkan bahwa batu-batu maha besar itu bukanlah berasal dari wilayah Eropa, karena strukturnya sangat berbeda, namun mirip dengan batu-batuan dari wilayah Afrika.

Geoffrey dan Monmouth
Stonehenge juga dikaitkan dengan legenda Raja Arthur. Geoffrey dan Monmouth berkata bahwa tukang sihir Merlin telah melakukan pemindahan Stonehenge dari Irlandia, di mana ia telah dibangun di Gunung Killaraus oleh raksasa yang membawa batu-batu tersebut dari Afrika.
Jika Manusia raksasa itu memang ada, seperti yang kita ketahui, pembangunan
The Great Pyramid Giza Mesir, katanya juga ada sangkut pautnya dengan para Manusia Raksasa. Bagaimana cara mereka membawa batu-batu berat tersebut? Mungkin hal ini dimungkinkan jika Manusia Raksasa dengan tinggi 7-10 meter yang mengangkut sekaligus menyusun bebatuan tersebut.

William Stukeley

Penelitian serius pertama dilakukan sekitar 1740 oleh William Stukeley. Stukeley keliru menyatakan bahwa lokasi ini dibangun oleh Druid, tetapi sumbangannya yang terpenting adalah mengambil gambar yang terukur mengenai lokasi Stonehenge yang membenarkan analisis yang lebih tepat tentang bentuk dan kepentingannya. Yang menunjukkan bahwa henge dan batunya disusun dalam bentuk tertentu yang mempunyai kepentingan astronomi.

Gerald Hawkins
Seorang Profesor Astronomi. Juga mengeluarkan pernyataan bahwa fungsi sesungguhnya dari Stonehenge dimasa lalu adalah sebagai Observatorium Astronomi yang canggih untuk meramalkan datangnya Gerhana
Matahari ataupun Bulan (Stonehenge Decoded). Munurutnya, peletakkan setiap batu pada stonehenge mengandung kekayaan informasi untuk menunjang pernyataan tersebut.
Menurutnya, "Jika anda bisa memahami posisi pada setiap susunan batu, maka anda pasti dapat menyimpulkan mengenai kegunaan Stonehenge pada masa lalu". Para Astronom lainnya juga menemukan siklus 56 tahun Gerhana Matahari dan Bulan dengan cara mendecode setiap batu pada Stonehenge.
Pada setiap batu
tegak, merefleksikan posisi tertentu dari cahaya matahari, sehingga sangat akurat untuk menunjukkan siklus perhitungan astronomi. Sungguh hebat orang-orang zaman itu.
Bagaimana batu biru diangkut dari Wales telah banyak dibincangkan dan berdasarkan penelitian bahwa ia mungkin merupakan sebagian dari batu peringatan lebih awal di Pembrokeshire dan dibawa ke Dataran Salisbury ( Salisbury Plain ). Banyak arkeolog
percaya bahwa Stonehenge merupakan percobaan mengekalkan dalam bentuk batu, bangunan papan yang bertaburan di Dataran Salisbury seperti Tembok Durrington.

AlexanderThom
Monumen ini diselaraskan timur laut - barat daya dan keutamaan diletakkan oleh pembangunnya pada titik balik matahari dan equinox sebagai contohnya, pada pertengahan pagi musim panas, matahari muncul tepat di puncak batu tumit ( Heel stone ), dan cahaya pertama matahari ke tengah Stonehenge antara dua susunan batu berbentuk
ladam.
Ini tidak mungkin terjadi secara kebetulan. Matahari timbul pada arah berlainan pada permukaan geografi tempat berlainan. Untuk penyelarasan itu tepat, ia mesti diperkirakan tepat untuk garis lintang Stonehenge pada 51° 11'. Penyelarasan ini, tentunya dasar bagi reka dan bentuk dan tempat bagi Stonehenge. AlexanderThom berpendapat bahawa lokasi tersebut diatur menurut ukuran yar megalitikum.

Aubrey Burl
Maka sebagian p
endapat bahwa Stonehenge melambangkan tempat observatorium kuno, walaupun berapa jauh penggunaan Stonehenge untuk tujuan tersebut dipertentangkan. Sebagian pendapat pula mengemukakan teori bahwa ia melambangkan farah besar (Artikel dari the Observer), komputer atau juga lokasi pendaratan makhluk asing.
Banyak perkiraan mengenai pencapaian mesin diperlukan untuk membangun Stonehenge. Mengandaikan bahwa batu biru ini dibawa dari Wales dengan tenaga manusia dan bukannya oleh gl
etser sebagaimana dugaan Aubrey Burl, pelbagai cara untuk memindahkannya dengan menggunakan tali dan kayu.
Pada 2001, suatu percobaan untuk mengalihkan satu batu besar sepanjang jalan darat dan laut yang mungkin dari Wales ke Stonehenge. Sukarelawan menariknya di atas luncur ( sledge ) kayu di daratan tetapi jika dipindahkan ke replika bot prasejarah, batu tersebut tenggelam diSelat Bristol.
Ukiran senjata pada sarsen adalah unik pada seni megalitikum di Kepulauan British ( British Isles ) di mana desain lebih abstrak, begitu j
uga batu berbentuk ladam kuda adalah luar biasa bagi kebudayaan yang mengatur batu dalam bentuk bundar.
Motif tersebut biasa bagi penduduk Brittany pada masa itu dan pada dua fase Stonehenge telah dibangun di bawah pengaruh continental influence. Ini dapat menjelaskan pada satu tahap, tentang reka dan bentuk monumen, tetapi pada keseluruhannya, Stonehenge masih dapat dijelaskan dari segala konteks kebudayaan Eropa prasejarah.
Para ahli arkeologimenyatakan akan menguak tabir rahasia Stonehenge, monumen batu megalistik yang megah di Inggris Selatan.
Lingkaran batu konsentris yang membentuk Stonehenge, 130 km sebelah barat daya London di atas dataran Salisbury yang luas, terdiri dari bongkahan batu pasir berukuran raksasa dan bluestones lebih kecil - batuan vulkanik berwarna kebiruan dengan bintik-bintik putih.
Para pakar Stonehenge, Tim Darvill dan Geoff Wainwright akan menggunakan teknik modern menghitung umur dengan karbon dan menganalisa serbuk soil (tanah) dan cangkang laut untuk mengetahui kapan batu-batu itu disusun, di tempat penggalian pertama arkeologi (benda purba) di lokasi World Heritage sejak 1964.
"Bila anda ingin tahu mengapa Stonehenge dibangun, anda perlu melihat sejauh 250 km ke perbukitan Presili di Pembrokeshire Utara, dari mana bluestones (batu biru) pertama untuk membangun Stonehenge berasal." Wainwright mengatakan ini kepada wartawan saat dua minggu penggalian dimulai.
Kedua pakar arkeologi, yang sudah bekerja keras di perbukitan Presili (Presili Hills) tahun-tahun belakangan ini, mempercayai bluestones, adalah pembentuk lingkaran batu pertama di Stonehenge, mempunyai kekuatan penyembuhan magis.
Batu yang berdiri kokoh itu didirikan 5.000 tahun yang lalu, mengungguli tempat religi yang lebih tua, ditandai oleh sejumlah timbunan gundukan tanah atau gerobak-gerobak beroda satu.
"Jika anda ingin tahu kapan batu pertama diletakkan di Stonehenge, anda perlu menggali sebuah parit kecil disekitar sambungan batu dan memberi tanggal pada apa yang anda temukan. Itulah yang kami kerjakan saat ini," kata Wainwright.
Teori dari peran Stonehenge berkisar dari supranatual - salah satu yang dikatakan tukang sihir legendaris Merlin - bangunan itu dibuat untuk menghubungkan persembahan pemujaan kepada matahari.
Wainwright, president of the Society of Antiquaries, dan Darvill, professor arkeologi di Bournemouth University, berharap penemuan mereka akan mendukung teori mereka bahwa Stonehenge adalah sama dengan spa yang menyehatkan di jaman kuno.
"Ini adalah tempat penyembuhan untuk jiwa raga," kata Darvill. "The Presili Hills adalah tempat yang magis."
Bebatuan dari sana dianggap memiliki kekuatan penyembuhan.
Sebanyak 80 bluestones, mempunyai berat masing-masing antara 1 hingga 4 ton. Diangkut lewat darat dan laut dari Wales Selatan ke dataran Salisbury antara 4.500 dan 5.000 tahun yang lalu.
Hanya kira-kira sepertiganya tersisa di lokasi asalnya, sisanya telah dicuri atau dihancurkan selama ribuan tahun.
"Di awal 1900-an ada tanda-tanda di Amesbury (kota terdekat dengan lokasi tersebut) menawarkan palu untuk disewakan sehingga orang dapat datang untuk mengambil sendiri sedikit batu-batu bluestone tersebut," kata Darvill.
Mereka berbeda dengan batu pasir 'sarsens' yang digunakan untuk membuat monument dengan cepat dapat dikenali.
Penggalian bahkan telah direstui oleh Druids, keturunan spiritual dari pendeta-pendeta terpelajar sebelum Christian Celtic Europe, yang mempunyai ikatan dengan lokasi-lokasi kuno.
Penelitian yang Dilakukan
Dua mil arah timur laut dari tonggak dan ambang pintu monolit kuno tersebut, Mike Parker Pearson dan Proyek Stonehenge Riverside menemukan sebuah tempat yang dikenal sebagai Durrington Walls. Dengan bangunannya yang terutama dari kayu, dan berdasarkan penanggalan karbon, desa ini diperkirakan telah dibangun antara 2.600 dan 2.500 tahun Sebelum Masehi. Meski usianya begitu tua, hunian-hunian tersebut ditemukan masih dalam kondisi baik.
Karena Stonehenge telah ditemukan kira-kira pada era yang sama, para pakar mempertimbangkan apakah desa yang ditemukan dari penggalian itu adalah tempat tinggal dari para pembangunnya.
Dimulai pada 2003, penyelidikan yang didanai oleh National Geographic, telah menggali rumah-rumah, tempat-tempat tidur dan barang-barang perabotan kayu lainnya, adanya sebuah jalan kecil batu, begitu juga jejak kaki yang menempel pada tanah liat. Tambahan lagi barang-barang peninggalan kehidupan sehari-hari, para ahli arkeologi menemukan sebuat struktur terdiri dari tonggak-tonggak kayu yang terletak pada lingkaran-lingkaran yang konsentris. Para peneliti percaya bahwa ini adalah sebuah replika kayu dari Stonehenge yang berada di dekatnya.
Penemuan aneh lain pada tempat itu adalah sejumlah besar pecahan barang pecah belah dan binatang yang berserakan di seluruh desa. Para peneliti menyatakan bahwa penduduk desa tidak hanya tidak rapi; selain itu mereka mengklaim bahwa artifak-artifak ini adalah produk dari suatu upacara keagamaan. Beberapa orang juga percaya bahwa tempat itu bukanlah sebuah hunian permanen, tetapi sebuah hunian sementara untuk pertemuan tiap setengah tahunan.
Perkiraan mengenai tenaga manusia yang diperlukan untuk membangun pelbagai fase Stonehenge meletakkan jumlah keseluruhan yang terlibat atas berjuta jam manusia bekerja. Stonehenge I kemungkinan memerlukan sekitar 11.000 jam, Stonehenge II sekitar 360.000 dan pelbagai baian bagi Stonehenge III mungkin melibatkan sehingga 1.75 juta jam. Membentuk batu-batu ini diperkirakan memerlukan 20 juta jam manusia menggunakan perkakas primitif yang terdapat pada masa itu.
Stonehenge I, II dan III seperti dituliskan diatas adalah fase atau tahap pembangunan / pembuatan Stonehenge.
Masih banyak uraian-uraian tentang Stonehenge yang tidak saya muat. Misteri yang menarik… mulai dari asal mula, siapa yang membangun, fungsi sebenarnya, dll dari Stonehenge masih terus saja misterius, tapi inilah yang membuatnya lebih menarik. Semakin misterius suatu tempat semakin menarik.
Baca Selengkapnya...
 

Followers

Site Info

100 Blog Indonesia Terbaik

Like This Blog

me>

Memories Copyright © 2009 Not Magazine 4 Column is Designed by Ipietoon Sponsored by Dezigntuts